<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.3 20210610//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.3/JATS-journalpublishing1-3.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" dtd-version="1.3" article-type="research-article">
    <front> 

        <journal-meta>

            <journal-id journal-id-type="issn">2964-3708</journal-id> <!-- issn di ubah -->

            <journal-title-group> <!-- bagian ini di samakan dgn jenis jurnal -->
                <journal-title>Indonesian Journal of Tourism and Hospitality Management  (WAKATOBI)</journal-title>
            </journal-title-group>

            <issn pub-type="epub">2964-3708</issn> <!-- issn di ubah -->
            <issn pub-type="ppub">2964-3708</issn> <!-- issn di ubah -->

            <publisher> <!-- bagian ini di samakan dgn jenis jurnal -->
                <publisher-name></publisher-name>
            </publisher>

        </journal-meta>

        <article-meta>
            <article-id pub-id-type="doi">10.55927/wakatobi.v4i2.72</article-id><!-- DOI ini di ubah -->
            <article-categories/>

            <title-group> <!-- ini judul di ubah dgn judul jurnal -->
                <article-title>Pengaruh Pemberian Penghargaan <italic>(Reward)</italic> dalam Meningkatkan 
            Motivasi Kerja Karyawan Departemen <italic>Front Office</italic> di Hotel W 
            Bali Seminyak</article-title>
            </title-group>

            <contrib-group> <!-- bagian ini di samakan dgn nama penulis di jurnal -->
                <contrib contrib-type="author">
                    <name>
                        <given-names>Ni Luh Kartika Balinda</given-names> <!-- Nama pertama -->
                        <surname>Candrasari</surname> <!-- Nama belakang -->
                    </name>
                    <xref ref-type="corresp" rid="cor-0"/>
                </contrib>

                <contrib contrib-type="author">
                    <name>
                        <surname>Ni Desak Made Santi</surname> <!-- Nama pertama -->
                        <given-names>Diwyarthi</given-names> <!-- Nama belakang -->
                    </name>
                </contrib>

                <contrib contrib-type="author">
                    <name>
                        <surname>I Gusti Ayu Putu Wita </surname> <!-- Nama pertama -->
                        <given-names>Indrayani</given-names> <!-- Nama belakang -->
                    </name>
                </contrib>
            </contrib-group>

            <author-notes>
                <corresp id="cor-0">
                    <p>
                        <bold>Corresponding author:</bold>Ni Luh Kartika Balinda Candrasari        
                        <email>09.balindacandra@gmail.com</email>
                    </p>
                </corresp>
            </author-notes>

            <!-- Bagian ini juga di samakan dgn jurnal -->
            <pub-date-not-available/>
            <pub-date-not-available/>
            <volume>4</volume> <!-- Volume di ubah -->
            <fpage>241</fpage> <!-- Halaman depan di ubah -->
            <lpage>252</lpage> <!-- Halaman belakang di ubah -->

            <!-- Bagian tanggal, bulan, tahun harus diubah sesuai dengan jurnal -->
            <history>
                <date date-type="received" iso-8601-date="2025-10-02">
                    <day>02</day> <!-- tanggal -->
                    <month>10</month> <!-- bulan -->
                    <year>2025</year> <!-- tahun -->
                </date>

                <date date-type="rev-recd" iso-8601-date="2025-12-01">
                    <day>01</day> <!-- tanggal -->
                    <month>12</month> <!-- bulan -->
                    <year>2025</year> <!-- tahun -->
                </date>
                
                <date date-type="accepted" iso-8601-date="2025-12-16">
                    <day>16</day> <!-- tanggal -->
                    <month>12</month> <!-- bulan -->
                    <year>2025</year> <!-- tahun -->
                </date>
            </history>

            <permissions>

                <!-- Ini juga di samakan dengan jenis jurnal, kalau beda, ya di ubah/samakan -->
                <copyright-holder>Indonesian Journal of Tourism and Hospitality Management  (WAKATOBI)</copyright-holder>

                <license> <!-- Ini gak usah di ubah -->
                    <ali:license_ref xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0/">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/</ali:license_ref>
                    <license-p>This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.</license-p>
                </license>

            </permissions>

            <!-- Ini di ubah, diisi dengan judul jurnal -->
            <!-- bagian isi dari xlink:title di ubah dan setelahnya juga judul jurnal diubah -->
            <!-- bagian isi dari xlink:href juga di sesuaikan dengan link jurnal nya -->
            <self-uri xlink:href="https://journal.formosapublisher.org/index.php/wakatobi" xlink:title="Pengaruh Pemberian Penghargaan (Reward) dalam Meningkatkan 
            Motivasi Kerja Karyawan Departemen Front Office di Hotel W 
            Bali Seminyak">Pengaruh Pemberian Penghargaan <italic>(Reward)</italic> dalam Meningkatkan 
            Motivasi Kerja Karyawan Departemen <italic>Front Office</italic> di Hotel W 
            Bali Seminyak</self-uri>
            <abstract> <!-- Abstrak di ubah/sesuaikan dengan jurnal -->
                <p>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 
                menganalisis sejauh mana pemberian 
                penghargaan <italic>(reward)</italic> mampu memengaruhi 
                peningkatan motivasi kerja karyawan. Lokasi 
                penelitian berada di Hotel W Bali Seminyak 
                dengan unit analisis seluruh karyawan <italic>Front 
                Office  (Welcome)</italic>  yang  berjumlah  63  orang.  Data 
                yang  digunakan  bersifat  kuantitatif,  bersumber 
                dari  <italic>Guest  Voice,</italic>  dan  diperoleh  secara  langsung 
                melalui instrumen kuesioner yang dibagikan 
                kepada responden.  Metode penarikan sampel 
                menggunakan  teknik  sampel  jenuh,  sementara 
                pengolahan data dilakukan dengan regresi linier 
                sederhana melalui perangkat lunak SPSS versi 26 
                <italic>for Windows</italic>. Hasil pengujian menghasilkan 
                bahwa benar variabel reward memiliki pengaruh 
                yang  begitu  signifikan  terhadap  motivasi  kerja 
                karyawan. Sumbangan variabel reward terhadap 
                variasi motivasi kerja <italic>Front Office (Welcome)</italic> 
                tercatat  sebesar  50,7%.  Nilai  ini  dikategorikan 
                sedang, yang berarti pemberian penghargaan 
                berperan cukup penting dalam mendorong 
                peningkatan motivasi kerja, meskipun masih 
                terdapat faktor lain di luar penelitian yang turut 
                berpengaruh.</p>
            </abstract>

            <!-- ini bagian keyword juga disesuaikan dgn jurnal -->
            <kwd-group>
                <kwd>Reward</kwd>
                <kwd>Motivasi Kerja</kwd>
                <kwd>Front Office</kwd>
                <kwd>Sumber Daya Manusia</kwd>
                <kwd>Regresi Linear</kwd>
            </kwd-group>

            <!-- Bagian ini tidak perlu di ubah -->
            <custom-meta-group>
                <custom-meta>
                    <meta-name>File created by JATS Editor</meta-name>
                    <meta-value>
                        <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://jatseditor.com" xlink:title="JATS Editor">JATS Editor</ext-link>
                    </meta-value>
                </custom-meta>
            </custom-meta-group>

        </article-meta>
    </front>
    
    <body>

        <sec>
            <title>PENDAHULUAN</title>
            <p>Industri perhotelan di Bali didefinisikan sebagai destinasi wisata 
premium dunia, menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan serta 
meningkatkan  taraf  sumber  daya  manusia  (SDM).  Karyawan  yang  berkualitas 
dan  termotivasi  memiliki  peran  penting  dalam  meningkatkan  produktivitas, 
memberikan  layanan  terbaik,  dan  memastikan  kepuasan  tamu.  Dalam  hal  ini, 
motivasi  kerja  karyawan  menjadi  faktor  krusial  yang  perlu  diperhatikan  oleh 
manajemen hotel. Motivasi kerja dapat dipengaruhi banyak sekali atau berbagai 
faktor,  satu  diantaranya  adalah  sistem  pemberian  penghargaan  (reward)  yang 
diterapkan oleh perusahaan. Penghargaan tidak hanya berfungsi sebagai insentif 
finansial,  tetapi  juga  sebagai  bentuk  pengakuan  atas  prestasi  dan  kontribusi 
karyawan.  Berbagai  penelitian  menunjukkan  bahwa  penghargaan  yang  efektif 
dapat  meningkatkan  semangat  kerja  dan  produktivitas  karyawan,  yang  pada 
urutannya berdampak positif terhadap kepuasan tamu dan reputasi hotel.</p> 
<p>Penelitian  ini  guna  untuk  mengeksplorasi  pengaruhi  dari  pemberian 
penghargaan  terhadap  motivasi  saat  bekerja  pada  karyawan  di  Departemen 
Front  Office  Hotel  W  Bali  Seminyak.  Hotel  ini  dipilih  karena  reputasinya  yang 
tinggi dalam memberikan pelayanan dan pengalaman unik kepada tamu. Hasil 
penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi 
manajemen  dalam  merancang  sistem  penghargaan  yang  lebih  efektif.  Dengan 
memahami hubungan antara penghargaan dan motivasi kerja, diharapkan 
perusahaan  dapat  meningkatkan  semangat,  komitmen,  dan  kinerja  karyawan. 
Namun selain itu, dari penelitian ini juga sangat diinginkan atau diharapkan dan 
ditargetkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori 
motivasi  kerja  dalam  konteks  industri  perhotelan,  serta  menjadi  referensi  bagi 
praktisi dalam mengelola SDM secara lebih optimal. </p>
        </sec>

        <sec>
            <title>TINJAUAN PUSTAKA</title>
            <p><bold><italic>Reward</italic></bold></p>
            <p>Menurut Kawulur dalam Aini dan Frianto (2020) Reward dapat dipahami 
sebagai  bentuk  apresiasi  yang  diberikan  kepada  individu  atas  tindakan  atau 
kinerja  tertentu.  Dalam  kerangka  teori  manajemen,  reward  diposisikan  sebagai 
salah  satu  instrumen  strategis  untuk  mendorong  peningkatan  motivasi  kerja 
karyawan. Menurut Suparmi and Septiawan (2019) Dalam konteks manajemen, 
reward menjadi instrumen penting bagi perusahaan untuk memperkuat kinerja 
sekaligus memberdayakan sumber daya manusia. Agar efektif, pemberian 
reward harus dilaksanakan secara adil dan merata sehingga tidak menimbulkan 
ketidakpuasan  atau  kecemburuan  antar  karyawan.  Sedangkan  Menurut  Fahmi 
dalam  Arifuddin  et  al  (2023)  Kompensasi  atau  reward  dapat  dipahami  sebagai 
imbalan  yang  diterima  pegawai  atas  kinerja  atau  prestasi  yang  dicapai,  yang 
dapat diwujudkan dalam bentuk materi (finansial) maupun nonmateri 
(nonfinansial).</p> 
            
            <p><bold><italic>Motivasi</italic></bold></p>
            <p>Motivasi pada dasarnya dalam pengertian sederhananya dapat diartikan 
sebagai segala keinginan untuk mengemukakan atau bahasa lainnya mencurahkan seluruh  atau segala tenaga untuk dapat mencapai sebuah tujuan 
yang  diinginkan  (Muhammad,  2017).  Motivasi  kerja  menurut  seorang  ahlinya 
yaitu  McClelland  yang  diterjemahkan  Suwanto  dalam  Ramdani  et  al.,  (2022) 
adalah “Seperangkat kekuatan baik yang berasal dari dalam diri maupun dari 
luar  diri  seseorang  yang  mendorong  untuk  memulai  berperilaku  kerja  sesuai 
dengan format, arah, intensitas dan jangka waktu tertentu.” Kurangnya motivasi 
pada karyawan biasanya tercermin dari minimnya usaha yang diberikan untuk 
menyelesaikan pekerjaan. Mereka cenderung melakukan tugas sebatas 
memenuhi  kewajiban,  mengabaikan  kualitas  hasil,  serta  sering  menghindari 
kegiatan atau pertemuan di tempat kerja, yang menandakan hilangnya dorongan 
untuk bekerja. Menurut Adzansyah et al., (2023) bahwa kesulitan utama dalam 
memberikan motivasi terletak pada kenyataan bahwa setiap karyawan memiliki 
pemicu  yang  berbeda.  Hal  ini  menuntut  pihak  manajemen  atau  atasan  untuk 
mengidentifikasi strategi motivasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi 
individu</p>

            <p><bold><italic>Penelitian terdahulu</italic></bold></p>
<p>Dalam  penelitian  Winarni  et  al.,  (2024)  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan 
bahwa Reward (X1) dan variabel Punishment (X2) secara ini bersama-sama dalam 
berpengaruh  signifikan  terhadap  Motivasi  dan  kinerja  pada  karyawan  (Y)  PT 
Sumber Alam Borneo Indonesia Makmur. Selain itu menurut Putra et al., (2020) 
temuan penelitiannya menegaskan bahwa pemberian reward memiliki pengaruh 
signifikan  terhadap  motivasi  kerja  karyawan.  Selain  itu,  reward  juga  terbukti 
memberikan  kontribusi  signifikan  terhadap  peningkatan  kinerja.  Di  sisi  lain, 
motivasi kerja karyawan menunjukkan pengaruh yang dikategorikan signifikan 
terhadap capaian kinerja. </p>
<p>Dengan  demikian  diketahui  bahwa,  penelitian  ini  merangkum  beberapa 
penelitian  terdahulu  yang  mengkaji  pengaruh  penghargaan  (reward)  terhadap 
motivasi kerja pada seorang karyawan dalam berbagai konteks organisasi. Dari 
kelima penelitian yang dianalisis, ditemukan bahwa penghargaan secara 
konsisten menunjukkan pengaruh yang sangat positif dan dikategorikan 
signifikan  terhadap  variabel  lainnya  yaitu  motivasi  kerja  karyawan.  Penelitian 
ini  juga  berfokus  pada  pengaruh  pemberian  penghargaan  terhadap  motivasi 
kerja karyawan, hal ini mencerminkan konsistensi dalam tema penelitian yang 
mengkaji  hubungan  antara  penghargaan  (reward)  dan  motivasi.  Pengumpulan 
data pada penelitian saat ini juga sejalan atau sejalur dengan penelitian 
sebelumnya yaitu melalui penyebaran kuesioner. Sementara itu, jika 
dibandingkan  dengan  dengan  penelitian  sebelumnya  dilakukan  di  berbagai 
organisasi  (hotel,UKM,dll)  penelitian  ini  mungkin  akan  berfokus  pada    sektor 
atau  konteks  yang  berbeda  seperti,  industri  tertentu  atau  jenis  organisasi  lain. 
Hal  ini,  akan  memberikan  perspektif  baru  terhadap  pengaruh  reward  dalam 
konteks yang berbeda.  </p>
<p>Dari tinjauan pustaka serta penelitian lainnya yang sudah terlaksana 
hipotesis  penelitian  yang  berjudul  Pengaruh  Pemberian  Penghargaan  (Reward) 
Dalam  Meningkatkan  Motivasi  Kerja  Karyawan  pada  Departemen  Front  Office 
Di Hotel W Bali Seminyak ini ialah sebagai berikut :</p>

<p>a. H0  :  Penghargaan  (Reward)  tidak  berpengaruh  positif  dan  atau  pada 
kategori signifikan terhadap motivasi kerja karyawan departemen Front 
Office di Hotel W Bali Seminyak. </p>
<p>b. Ha : Penghargaan (Reward) berpengaruh positif dan atau dikategorikan 
signifikan terhadap motivasi kerja karyawan departemen Front Office di 
Hotel W Bali Seminyak. </p>

 <p>Gambar 1. Conceptual Framework</p>
        </sec>
        
        <sec>
            <title>METODOLOGI</title>
            <p>Teknik  pengambilan  sampling  menggunakan  sebuah  teknik  yang  biasa 
disebut dengan teknik non-probability sampling atau  sampel jenuh,  pada teknik 
ini keseluruhan anggota yang ada atau sebagai anggota populasi diikutsertakan 
atau digunakan. Jumlah sampel total yang dipakai adalah sebanyak 63 
responden. Teknik pada saat pengumpulan data dalam penelitian ini 
digunakannya  dua  instrumen  kuesioner  dan  dokumentasi  yang  sebelumnya 
sudah  dilaksanakan  atau  dilakukan  dua  uji  yaitu  uji  validitas  dan  reliabilitas, 
agar dapat memberikan data yang valid serta reliabel mengenai variabel 
Pemberiang  Penghargaan  (Reward)  dan  Motivasi  Kerja  Karyawan  Departemen 
Front Office di Hotel W Bali Seminyak. Pada proses penyebaran kuesioner yang 
akan  dijadikan  sebagai  data  primer  pada  penelitian  ini,  peneliti  mengadopsi 
pernyataan  berdasarkan  indikator  yang  ada  pada  bagian  definisi  operasional 
variabel. Kuesioner ini menggunakan skala likert 5 poin untuk mengukur 
jawaban dari setiap responden yang mengisi kuesioner. Kuesioner dibuat 
melalui Google Form yang akan diisi oleh 63 responden dan hasil dari kuesioner 
ini  akan  diolah  dan  diuji  pada  sistem  SPSS.  Variabel  bebas  pada  penelitian  ini 
yaitu Pemberian Penghargaan (Reward), Variabel terikat pada penelitian ini yaitu 
motivasi kerja karyawan departemen Front Office di Hotel W Bali Seminyak. </p> 
<p>Teknik Analisis Data meliputi Uji Asumsi Klasik, dilakukan atau 
digunakan  dalam  memastikan  atau  make  sure  hasil  penelitiannya sah  atau  baik 
dan data teoritisnya yang dipakai tidak bias dan atau stabil, serta perkiraan atau 
biasa disebut penaksiran koefisien regresinya efisien (Sugiyono, 2019). Selain itu 
dalam  pengujian  ini  memastikan  ada  tidaknya  kesalahan  atau  penyimpangan. 
Adapun  asumsi  model  klasik  yang  dilakukan  atau  digunakan  meliputi  atau 
mencakup  Uji  Normalitas  Data,  Uji  Heteroskedastisitas,  dan  Uji  Linearitas 
Sederhana. Prosedur analisis dilakukan dengan langkah-langkah Analisis 
Regresi  Linear  Sederhana,  Koefisien  Determinasi,  serta  Uji  t.  Analisis  Regresi 
Linear  Sederhana  didefinisikan  sebagai  sebuah  teknik  statistik  yang  biasanya 
dilakukan  atau  digunakan  dalam  sebuah  pengujian  sejauh  mana  hubungan 
kausal  antara  independen  (x)  dan  variabel  dependen  (y)  (Ndruru  et  al.,  2020). 
Analisis koefisien determinasi dilaksanakan atau digunakan dalam tujuan untuk 
mengetahui atau menelaah bagaimana nilai besar pengaruh atau impact variabel 
independen (Pemberian penghargaan/reward) terhadap variabel dependen (motivasi  kerja).  Koefisien  determinasi  yang  nilainya  adalah  dapat  diartikan 
kuadrat  dari  koefisien  korelasi  (r²),  biasanya  koefisien  tersebut  dikenal  sebagai 
koefisien  tertentu  karena  variasi  yang  muncul  pada  variabel  dependen  dapat 
diterjemahkan  atau  dijelaskan  melalui  variasi  yang  terdapat  pada  variabel 
independen  (Ndruru  et  al.,  2020).  Uji  t  atau  yang  juga  dikenal  sebagai  uji 
signifikansi individual, digunakan untuk menguji bagaimana dan apakah setiap 
variabel bebas (Pemberian penghargaan atau reward) memiliki pengaruh 
signifikan terhadap variabel terikat (motivasi kerja) (Sugiyono, 2017). Pengujian 
ini dilaksanakan dengan melihat 2 arah atau biasa disebut membandingkan nilai 
dari  t-hitung  dengan  t-tabel.  Kalau  t-hitung  lebih  besar  dari  t-tabel  pada  nilai 
taraf  signifikansi  5%,  maka  dari  itu  variabel  itu  dianggap  memiliki  pengaruh 
yang biasa dikategorikan signifikan.</p>
        </sec>

        <sec>
            <title>HASIL PENELITIAN</title>
            <p><bold><italic>Uji Instrumen</italic></bold></p>
            <p>Hasil pengujian validitas mengindikasikan bahwa indikator variabel 
memiliki nilai koefisien antara  0,349 hingga  0,777. Seluruh 32  butir pernyataan 
yang  menjadi  representasi  variabel  bebas  maupun  terikat  dinyatakan  valid 
karena  seluruh  nilai  koefisien  berada  di  atas  batas  minimum  0,2091  (Pratiwi, 
2017). Pengujian reliabilitas memperlihatkan bahwa variabel Pemberian Reward 
(X)  memiliki  nilai  cronbach’s alpha  0,818,  sementara  Motivasi  Kerja  Karyawan 
sebesar 0,881. Karena semua nilai berada di atas ambang batas 0,60, maka setiap 
butir pernyataan dalam penelitian ini dianggap konsisten dan memenuhi syarat 
reliabilitas data.</p>

            <p><bold><italic>Uji Asumsi Klasik</italic></bold></p>
            <p>Pengujian normalitas atau kestabilan pada data penelitian menghasilkan 
nilai Asymp. Pada Sig (2-tailed) yang memiliki nilai sebesar 0,200, yang 
melampaui dasar atau ambang signifikansi 0,05. Berdasarkan kriteria 
Kolmogorov-Smirnov,  temuan  ini  menegaskan  bahwa  distribusi  data  dapat 
dikategorikan  normal.  Setelah  itu,  analisis  heterokedastisitas  dilakukan  untuk 
menilai  ada  tidaknya  gejala  penyimpangan  varian  residual.  Hasil  pengujian 
memperlihatkan  bahwa  seluruh  variabel  memiliki  nilai  yang  dikategorikan 
signifikansi di atas 0,05, dengan variabel Pemberian Reward tercatat pada angka 
0,095.  Kondisi  tersebut  sesuai  dengan  ketentuan  dasar  uji  heterokedastisitas, 
sehingga model penelitian ini dinyatakan bebas dari indikasi heterokedastisitas.</p>

            <p><bold><italic>Analisis Data</italic></bold></p>
            <p>Untuk  menilai  atau  mengukur  bagaimana  besar  pengaruh  Pemberian 
Reward (X) terhadap Motivasi Kerja Karyawan (Y), digunakan atau 
dilakukannya analisis yang biasa disebut regresi linier sederhana. Hasil 
perhitungan melalui SPSS versi 26 for Windows menghasilkan konstanta sebesar 
20,868 serta koefisien regresi variabel X sebesar 0,659. Berdasarkan hasil tersebut, 
model regresi linier sederhana yang diperoleh dituliskan sebagai berikut:</p>
<p>Tabel 1. Hasil Analisis Regresi Linier Sederhana 
Coefficientsa</p>
<table-wrap id="table-1">
  <label>Tabel 1 Hasil Analisis Regresi Linier Sederhana <italic>Coefficients</italic><sup>a</sup></label>
  <caption>
    <title></title>
  </caption>
  <table>
    <thead>
      <tr>
        <th rowspan="2" colspan="2" align="center">Model</th>
        <th colspan="2" align="center"><italic>Unstandardized Coefficients</italic></th>
        <th align="center"><italic>Standardized Coefficients</italic></th>
        <th rowspan="2" align="center">t</th>
        <th rowspan="2" align="center">Sig.</th>
      </tr>
      <tr>
        <th align="center">B</th>
        <th align="center">Std. Error</th>
        <th align="center">Beta</th>
      </tr>
    </thead>
    <tbody>
      <tr>
        <td align="center">1</td>
        <td align="left">(Constant)</td>
        <td align="center">20.868</td>
        <td align="center">3.669</td>
        <td align="center"></td>
        <td align="center">5.688</td>
        <td align="center">.000</td>
      </tr>
      <tr>
        <td align="center"></td>
        <td align="left"><italic>Reward</italic></td>
        <td align="center">.659</td>
        <td align="center">.083</td>
        <td align="center">.712</td>
        <td align="center">7.913</td>
        <td align="center">.000</td>
      </tr>
    </tbody>
  </table>
  <table-wrap-foot>
    <fn-group>
      <fn id="table-fn1">
        <p>a. Dependent Variable: Motivasi Kerja</p>
      </fn>
    </fn-group>
    <p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26)</p>
  </table-wrap-foot>
</table-wrap>

<p>a. Dependent Variable: Motivasi Kerja </p>
<p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26) </p>
 
<p>Dapat  terlihat  dalam  tabel  bahwa  nilai  konstanta  itu  sebesar  20,868  dan 
Pemberian Reward (X) sebesar 0,659. Berdasarkan nilai tersebut atau nilai 
konstanta tersebut dan nilai koefisien variabel bebas maka dari itu diperolehlah 
sebuah persamaan yaitu kita dapat sebut dengan regresi linier sederhana seperti 
ini : </p>
<p>Y = 20,868 + 0,659 X </p>
<p>Berlandaskan pada perhitungan menggunakan rumus Y=a+b, 
dihasilkanlah  persamaan  yang  diinginkan  yaitu  garis  regresi  linier  sederhana 
yang memberi hasil berupa informasi bahwa:  </p>
<p>a. Konstanta = 20,868  </p>
<p>Nilai konstanta itu sebanyak 20,868 artinya bila variabel Pemberian 
Reward dihapus atau ditiadakan maka Motivasi Kerja Karyawan yang berjumlah 
sebanyak  20,868.  Apabila  nilai  variabel  bebas  (Pemberian  Reward)  naik  atau 
meningkat, maka pada sebuah variabel terikat (Motivasi Kerja Karyawan) akan 
menjadi mengalami kenaikan atau peningkatan hal ini dikarenakan nilai variabel 
bebas yang dikategorikan positif. </p>
<p>b. Pemberian Reward (X) = 0,659 </p>
<p>Koefisien regresi variabel Pemberian Reward (X) terhadap Motivasi Kerja 
Karyawan diperoleh sebesar 0,659. Hal ini menunjukkan bahwa apabila variabel 
reward  meningkat  satu  unit,  sementara  variabel  lain  dianggap  konstan,  maka 
motivasi kerja karyawan diperkirakan bertambah sebesar 0,659. Nilai koefisien 
yang positif mencerminkan adanya hubungan lurus atau searah, di mana 
kenaikan atau peningkatan reward akan diikuti oleh peningkatan motivasi kerja.</p>

            <p><bold><italic>Uji t</italic></bold></p>
            <p>Proses  pengujian  dilakukan  guna  mengidentifikasi  ada  atau  tidaknya 
pengaruh  yang  dikategorikan  signifikan  secara  statistik  antara  sebuah  variabel 
bebas  yaitu  Pemberian  Reward  terhadap  variabel  lainnya  atau  biasa  disebut 
variabel terikat yaitu Motivasi Kerja Karyawan. Dasar atau landasan pada dari 
pengambilan Uji t terdiri pada dua pertimbangan yang dimana yaitu 
perbandingan nilai thitung dengan ttabel dan berlandaskan atau berdasarkan nilai 
signifikansinya.</p>
<p>Tabel 2 Hasil Uji t</p>
<table-wrap id="table-2">
  <label>Tabel 2 Hasil Uji t</label>
  <caption>
    <title></title>
  </caption>
  <table>
    <thead>
      <tr>
        <th align="center">Variabel</th>
        <th align="center">t-hitung</th>
        <th align="center">Sig</th>
        <th align="center">Keterangan</th>
      </tr>
    </thead>
    <tbody>
      <tr>
        <td align="center">Pemberian <italic>Reward</italic> (X)</td>
        <td align="center">7,913</td>
        <td align="center">0,000</td>
        <td align="center">Positif dan Signifikan</td>
      </tr>
      <tr>
        <td colspan="4" align="left">Alpha (&#945;) 0,05</td>
      </tr>
    </tbody>
  </table>
  <table-wrap-foot>
    <p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26)</p>
  </table-wrap-foot>
</table-wrap>

<p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26)</p> 
 
<p>Pada  tabel  2  dapat  dilihat  serta  ditelaah  bahwa  nilai  thitung  Pemberian 
Reward (X) sebesar 7,913 dengan kategori signifikansi kurang atau dibawah dari 
nilai 𝛼  (0,000  &lt;  0,05).  Selain  itu,  tingkat  kategori  signifikansi  yang  didapatkan 
atau  diperoleh  yaitu  sebesar  0,000,  yang  berarti  kurang  dari  batas  signifikansi 
0,05. Berpacu pada hasil tersebut, maka daripada itu H0 ditolak dan Ha diterima. 
Maka  dari  itu  hasil  itu  membuat  bahwa  Pemberian  Reward  (X)  berpengaruh 
positif dan signifikan terhadap atau pada Motivasi Kerja Karyawan pada 
Departemen Front Office Pada Hotel W Bali Seminyak  dengan tingkat error atau 
kesalahan 5%, keyakinan 95% dan derajat kebebasan 62.</p>

            <p><bold><italic>Uji Determinasi</italic></bold></p>
            <p>Tabel 3 Hasil Uji Koefisien Determinasi </p>
<p>Model Summaryb</p>
<table-wrap id="table-3">
  <label>Tabel 3 Hasil Uji Koefisien Determinasi <italic>Model Summary</italic><sup>b</sup></label>
  <caption>
    <title></title>
  </caption>
  <table>
    <thead>
      <tr>
        <th align="center">Model</th>
        <th align="center">R</th>
        <th align="center">R Square</th>
        <th align="center">Adjusted R Square</th>
        <th align="center">Std. Error of the Estimate</th>
      </tr>
    </thead>
    <tbody>
      <tr>
        <td align="center">1</td>
        <td align="center">.712<sup>a</sup></td>
        <td align="center">.507</td>
        <td align="center">.498</td>
        <td align="center">4.24862</td>
      </tr>
    </tbody>
  </table>
  <table-wrap-foot>
    <fn-group>
      <fn id="table-3-fn1">
        <p>a. Predictors: (Constant), Reward</p>
      </fn>
      <fn id="table-3-fn2">
        <p>b. Dependent Variable: Motivasi Kerja</p>
      </fn>
    </fn-group>
    <p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26)</p>
  </table-wrap-foot>
</table-wrap>
<p>Sumber: Data Primer, 2025 (diolah menggunakan SPSS versi 26)</p> 
 
 <p>memperlihatkan nilai R square sebesar 0,507, yang mengindikasikan atau 
memperlihatkan  gejala  bahwa  variabel  bebas  menjelaskan  50,7%  variasi  pada 
variabel  terikat,  sementara  49,3%  dipengaruhi  atau  terindikasi  oleh  faktor  lain 
yang  dimana  tidak  dimasukkan  atau  dihitung  dalam  penelitian.  Berdasarkan 
kriteria Ghozali (2013:95), koefisien determinasi dengan nilai antara 40% hingga 
59,9%  diklasifikasikan  sebagai  sedang.  Dengan  demikian,  hasil  penelitian  ini 
memperlihatkan atau menunjukkan bahwa dari sebuah variabel bebas memiliki 
impact atau pengaruh sedang terhadap sebuah variabel terikat. </p>
        </sec>

        <sec>
            <title>PEMBAHASAN</title>
            <p><bold><italic>Pembahasan Hasil Variabel Pemberian Penghargaan (Reward)</italic></bold></p> 
<p>Rata-rata nilai pemberian reward di Departemen Front Office Hotel W Bali 
Seminyak adalah 2,72, yang masuk dalam kategori "Cukup Baik". Dimensi "Gaji 
dan Bonus" mendapatkan skor tertinggi (2,84), menunjukkan kepuasan 
karyawan terhadap insentif finansial. Namun, dimensi lain seperti 
"Pengembangan  Karir  dan  Kesejahteraan"  memiliki  skor  yang  lebih  rendah, 
mengindikasikan perlunya perhatian lebih pada aspek tersebut. Meskipun 
karyawan  memiliki  pandangan  positif  terhadap  sistem  penghargaan,  terutama dalam bentuk insentif finansial dan penghargaan formal, terdapat kesenjangan 
dalam penghargaan psikologis dan sosial. Karyawan merasa kurang mendapat 
apresiasi  verbal  dan  pengakuan  atas  pendapat  mereka,  yang  menunjukkan 
bahwa penghargaan non-finansial belum optimal. Untuk meningkatkan 
motivasi kerja, diperlukan pendekatan manajerial yang lebih personal, termasuk 
komunikasi  yang  lebih  baik  dan  pelatihan  kepemimpinan.  Meskipun  sistem 
penghargaan  yang  ada  sudah  diakui  oleh  karyawan,  masih  ada  ruang  untuk 
perbaikan agar penghargaan tidak hanya bersifat material, tetapi juga emosional, 
sehingga dapat lebih menyentuh aspek motivasional dalam hubungan 
antarindividu.</p>

            <p><bold><italic>Pembahasan Hasil Variabel Motivasi Kerja Karyawan</italic></bold></p> 
<p>Rata-rata  motivasi  kerja  pada  beberapa  karyawan  di  Departemen  Front 
Office Hotel W Bali Seminyak adalah 3,10, yang termasuk dalam kategori "Cukup 
Baik".  Dimensi  "Kebutuhan  akan  Penghargaan"  mencatat  skor  tertinggi  (3,26), 
menunjukkan  bahwa  karyawan  sangat  menghargai  pengakuan  atas  kontribusi 
mereka.  Sementara  itu,  dimensi  "Kebutuhan  Sosial"  dan  "Kebutuhan  untuk 
Aktualisasi  Diri"  memiliki  skor  yang  lebih  rendah,  menunjukkan  bahwa  aspek 
interaksi  sosial  dan  pengembangan  diri  masih  perlu  perhatian  lebih.  Secara 
keseluruhan, karyawan merasa nyaman dengan lingkungan fisik kerja, termasuk 
fasilitas yang memadai dan kondisi yang aman. Namun, tantangan muncul dari 
beban kerja atau pekerjaan yang tinggi dan kurangnya waktu break atau istirahat, 
yang  berdampak  pada  hubungan  sosial  antar  rekan  kerja.  Karyawan  sering 
merasa stres dan lelah akibat tuntutan pekerjaan, yang dapat merusak kerjasama 
tim. Meskipun fasilitas fisik dianggap baik, perusahaan perlu fokus pada 
manajemen  beban  kerja  dan  menciptakan  iklim  sosial  yang  lebih  mendukung. 
Dengan  meningkatkan  keseimbangan  antara  tuntutan  kerja  dan  waktu  untuk 
bersosialisasi,  diharapkan  motivasi  kerja  karyawan  dapat  meningkat  secara 
keseluruhan.</p>

            <p><bold><italic>Pembahasan  Hasil  Variabel  Pemberian  Reward  (X)  terhadap  Motivasi  Kerja Karyawan (Y)</italic></bold></p> 
<p>Penelitian ini memperlihatkan atau menunjukkan bahwa pemberian 
reward  memiliki  impact  atau  pengaruh  yang  dilihat  positif  dan  dikategorikan 
signifikan terhadap variabel motivasi kerja karyawan di Departemen Front Office 
Hotel W Bali Seminyak. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung (7,913) lebih besar 
dari t tabel (1,670) dengan nilai signifikansi di bawah 0,05, yang  membenarkan 
atau mengonfirmasi hipotesis penelitian. Nilai β sebesar 0,659 memperlihatkan 
hasil bahwa setiap kenaikan satu satuan dalam pemberian reward akan 
meningkatkan  motivasi  kerja  karyawan.  Secara  umum,  penelitian  ini  sejalan 
dengan temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa pemberian reward 
berkontribusi signifikan dalam meningkatkan semangat dan komitmen 
karyawan.  Reward  finansial  dan  formal,  seperti  bonus  dan  penghargaan  untuk 
karyawan  berprestasi,  mendapatkan  respons  positif  dari  mayoritas  karyawan. 
Namun, aspek penghargaan sosial dan psikologis, seperti pujian atau pengakuan 
atas pendapat, menunjukkan skor yang lebih rendah, menciptakan kesenjangan antara penghargaan material dan interpersonal. Karyawan yang merasa 
diabaikan  dalam  aspek  emosional  cenderung  mengalami  penurunan  semangat 
kerja, meskipun ada reward finansial (Dwiyanti et al., 2023)</p> 
<p>Manajemen  hotel  disarankan  untuk  tidak  hanya  fokus  pada  insentif 
finansial,  tetapi  juga  memperkuat  hubungan  sosial  dan  pengakuan  personal. 
Pendekatan ini dapat dilakukan melalui komunikasi yang lebih terbuka, 
pelatihan bagi atasan, dan menciptakan budaya kerja yang menghargai 
kontribusi  individu.  Dengan  demikian,  pemberian  reward  dapat  lebih  optimal 
dalam mendukung produktivitas dan kepuasan kerja karyawan. 
Dari analisis koefisien determinasi, diketahui bahwa pemberian reward memiliki 
kontribusi sebesar 50,7% terhadap motivasi kerja karyawan penelitian ini (Astuti 
et al., 2018). Sementara, 49,3% dipengaruhi atau dicampuri oleh variabel lainnya, 
seperti bagaimana gaya kepemimpinan, hubungan antar rekan kerja, kebutuhan 
individu,  lingkungan  ditempat  mereka  bekerja,  beban  dari  pekerjaan,    budaya 
atau kebiasaan dalam berorganisasi, kepuasan dalam bekerja, stress kerja, 
pengembangan karir, dan work life balance  (Agussupriadi &amp; Ali, 2024). Penelitian 
ini  menggarisbawahi pentingnya  memperbaiki  sistem  penghargaan  dengan 
menekankan  aspek  psikologis  dan  sosial  untuk  meningkatkan  motivasi  kerja 
secara keseluruhan. </p> 
<p>Beberapa penelitian lain seperti penelitian menurut Rajkumar, (2015) juga 
memperkuat  hasil  penelitian  ini  bahwa  Pemberian  Reward  berpengaruh  positf 
dan  dikategorikan  signifikan  terhadap  Motivasi  Kerja  Karyawan.  Pendapat 
lainnya  juga  dikemukakan  oleh  ahli  yang  mengatakan  bahwa  para  karyawan 
menghargai pengakuan dan apresiasi lebih dari bonus finansial atau 
penghargaan  lainnya  (Mdhlalose,  2025).  Menurut  Noor  et  al.,  (2020),  Sistem 
penghargaan memainkan peran signifikan dalam meningkatkan motivasi 
karyawan dan memberikan mereka alasan untuk tampil lebih baik. Penelitian ini 
diperkuat dengan penelitian sebelumnya juga dilaksanakan oleh seorang 
peneliti  yaitu  yang  dilakukan  oleh  F.  Pratama  &amp;  Putra  Prasetya,  (2024)  bahwa 
terdapat  sebuah  pengaruh  yang  di  mana  pengaruh  positif  yang  terjadi  pada 
reward  kepada  variabel  motivasi  kerja  sehingga  dapat  dikatakan  bahwa  reward 
berpengaruh dan signifikan terhadap motivasi kerja psikologis dan sosial untuk 
meningkatkan motivasi kerja secara keseluruhan. </p>
        </sec>

        <sec>
            <title>KESIMPULAN DAN REKOMENDASI</title>
            <p>Berdasarkan  bagaimana  pembahasan  yang  sudah  dianalisis  atau  dapat 
disebut  dari  hasil  penelitian,  dapat  dirangkumkan  kembali  simpulan  bahwa 
pemberian  reward  memiliki  pengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap  variabel 
yaitu  motivasi  kerja  karyawan.  Nilai  uji  menunjukkan  bahwa  semakin  tinggi 
pemberian reward, semakin besar pula motivasi kerja karyawan, dengan 
kontribusi sebesar 50,7%. Meskipun program reward yang ada sudah cukup baik, 
ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, terutama penghargaan non-
finansial. Karyawan, terutama generasi Z, tidak hanya mencari imbalan finansial, 
tetapi juga menghargai dukungan, apresiasi, dan pujian. Dengan 
menggabungkan  reward  finansial  dan  non-finansial,  diharapkan  motivasi  dan 
kinerja karyawan dapat ditingkatkan secara lebih efektif.</p>
<p>Pemberian reward berpengaruh sangat positif dan dikategorikan 
signifikan terhadap motivasi pada kinerja karyawan. Meskipun sistem 
penghargaan yang ada sudah cukup baik, terdapat kekurangan dalam 
penghargaan non-finansial, seperti pujian dan pengakuan. Untuk meningkatkan 
motivasi,  perusahaan  disarankan  memperkuat  komunikasi  antara  atasan  dan 
karyawan,  memberikan  pelatihan  kepemimpinan,  dan  menciptakan  budaya 
apresiasi.  Selain  itu,  penting  untuk  memperhatikan  keseimbangan  kerja  dan 
hubungan sosial dengan menyesuaikan beban kerja, menciptakan ruang istirahat 
yang  memadai,  dan  mengadakan  kegiatan  team-building.  Langkah-langkah  ini 
diharapkan  dapat  meningkatkan  atau  menaikan  motivasi,  produktivitas,  dan 
kepuasan pada saat bekerja dari  karyawan secara keseluruhan.</p>
        </sec>

        <sec>
            <title>PENELITIAN LANJUTAN</title>
            <p>Penelitian ini belum membahas tentang pengaruh variabel lainnya yang 
mempengaruhi atau  membantu  menaikan  motivasi kerja  karyawan, maka dari 
itu  penelitian  selanjutnya  diharapkan  membahas  mengenai  pengaruh  variabel 
Independen lainnya yang mempengaruhi atau menaiki Motivasi Kerja 
Karyawan,  selain  itu  juga  dapat  dilakukan  penelitian  sejenis  di  lain  Lokasi 
penelitian untuk mengetahui program penelitian yang berlaku di hotel lainnya.</p>
        </sec>

        <sec>
            <title>UCAPAN TERIMA KASIH</title>
            <p>Terimakasih  saya  ucapkan  kepada  departemen  Front  Office  Hotel  W  Bali 
Seminyak  yang  sudah  menjadi  responden  dalam  penelitian  ini,  dan  Human 
Resources Department Hotel W Bali Seminyak yang telah membantu 
menjembatani dalam pengambilan data primer dan sekunder lainnya. Selain itu, 
saya berterima kasih kepada dosen pembimbing saya karena telah membimbing 
dan memberikan arahan selama penelitian ini berlangsung.</p>
        </sec>

    </body>

<back>
    <ref-list>
        <title>DAFTAR PUSTAKA</title>

  <ref id="ref1">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Adzansyah</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Fauzi</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Putri</surname><given-names>I.</given-names></name>
        <name><surname>Fauziah</surname><given-names>N. A.</given-names></name>
        <name><surname>Klarissa</surname><given-names>S.</given-names></name>
        <name><surname>Damayanti</surname><given-names>V. B.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2023</year>
      <article-title>Pengaruh pelatihan, motivasi kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan (literature review manajemen kinerja)</article-title>
      <source>Jurnal Ilmu Manajemen Terapan</source>
      <volume>4</volume>
      <issue>4</issue>
      <fpage>498</fpage>
      <lpage>505</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref2">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Agussupriadi</surname><given-names>R.</given-names></name>
        <name><surname>Ali</surname><given-names>H.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2024</year>
      <article-title>Pengaruh kepemimpinan, pengembangan karir, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja</article-title>
      <source>Journal of Accounting and Finance Management</source>
      <volume>5</volume>
      <issue>5</issue>
      <fpage>1109</fpage>
      <lpage>1118</lpage>
      <pub-id pub-id-type="doi">10.38035/jafm.v5i5.1095</pub-id>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref3">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Aini</surname><given-names>A. N.</given-names></name>
        <name><surname>Frianto</surname><given-names>A.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2020</year>
      <article-title>Analisis kinerja karyawan dilihat dari pemberian reward melalui kepuasan kerja pada karyawan PT Hanarida Tirta Birawa Sidoarjo</article-title>
      <source>Jurnal Ilmu Manajemen</source>
      <volume>8</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>323</fpage>
      <lpage>331</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref4">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Anuraga</surname><given-names>G.</given-names></name>
        <name><surname>Indrasetianingsih</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Athoillah</surname><given-names>M.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2021</year>
      <article-title>Pelatihan pengujian hipotesis statistika dasar dengan software R</article-title>
      <source>BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat</source>
      <volume>3</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>327</fpage>
      <lpage>334</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref5">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Arifuddin</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Arfah</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Arif</surname><given-names>M.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2023</year>
      <article-title>Pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi, dan sanksi terhadap kinerja pegawai Perum Bulog Sub Divisi Regional II Parepare</article-title>
      <source>Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir</source>
      <fpage>267</fpage>
      <lpage>280</lpage>
      <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="http://www.journal.stieamsir.ac.id/index.php/abrj/article/view/235"/>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref6">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Dwiyanti</surname><given-names>F.</given-names></name>
        <name><surname>Simorangkir</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Ramadhan</surname><given-names>D. P.</given-names></name>
        <name><surname>Patricia</surname><given-names>H. C.</given-names></name>
        <name><surname>Adhisty</surname><given-names>S. P.</given-names></name>
        <name><surname>Madani</surname><given-names>V. K.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2023</year>
      <article-title>Pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi kerja karyawan (literature review MSDM)</article-title>
      <source>Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta (JKMT)</source>
      <volume>1</volume>
      <issue>4</issue>
      <fpage>125</fpage>
      <lpage>137</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref7">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Mdhlalose</surname><given-names>D.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2025</year>
      <article-title>The impact of employee rewards on employee motivation: Toxic environment as a moderating variable</article-title>
      <source>Journal of Economics and Business Letters</source>
      <pub-id pub-id-type="doi">10.55942/jebl.v5i1.350</pub-id>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref8">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Muhammad</surname><given-names>M.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2017</year>
      <article-title>Pengaruh motivasi dalam pembelajaran</article-title>
      <source>Lantanida Journal</source>
      <volume>4</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>87</fpage>
      <lpage>97</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref9">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Ndruru</surname><given-names>M.</given-names></name>
        <name><surname>Silaban</surname><given-names>P. B.</given-names></name>
        <name><surname>Sihaloho</surname><given-names>J.</given-names></name>
        <name><surname>Manurung</surname><given-names>K. M.</given-names></name>
        <name><surname>Sipahutar</surname><given-names>T. T. U.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2020</year>
      <article-title>Pengaruh likuiditas, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur tahun 2015–2017</article-title>
      <source>Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, &amp; Akuntansi (MEA)</source>
      <volume>4</volume>
      <issue>3</issue>
      <fpage>390</fpage>
      <lpage>405</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref10">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Noor</surname><given-names>Z.</given-names></name>
        <name><surname>Nayaz</surname><given-names>N.</given-names></name>
        <name><surname>Solanki</surname><given-names>V.</given-names></name>
        <name><surname>Manoj</surname><given-names>A.</given-names></name>
        <name><surname>Sharma</surname><given-names>A.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2020</year>
      <article-title>Impact of rewards system on employee motivation: A study of a manufacturing firm in Oman</article-title>
      <source>International Journal of Business and Management Future</source>
      <volume>4</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>6</fpage>
      <lpage>16</lpage>
      <pub-id pub-id-type="doi">10.46281/ijbmf.v4i2.692</pub-id>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref11">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Pratama</surname><given-names>F.</given-names></name>
        <name><surname>Prasetya</surname><given-names>B. P.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2024</year>
      <article-title>Pengaruh reward terhadap motivasi kerja pada karyawan Badan Waqaf Al-Qur’an Cabang Yogyakarta</article-title>
      <source>Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU)</source>
      <volume>2</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>85</fpage>
      <lpage>92</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref12">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Putra</surname><given-names>I. T.</given-names></name>
        <name><surname>Ismail</surname><given-names>L. K.</given-names></name>
        <name><surname>Sihite</surname><given-names>L. H.</given-names></name>
        <name><surname>Cahyani</surname><given-names>I.</given-names></name>
        <name><surname>Mulyawan</surname><given-names>S.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2020</year>
      <article-title>Pengaruh reward terhadap motivasi kerja karyawan (studi pada karyawan PT Makitamega Makmur Perkasa)</article-title>
      <source>AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional</source>
      <volume>2</volume>
      <issue>3</issue>
      <fpage>74</fpage>
      <lpage>85</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref13">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>R</surname><given-names>P. R. K.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2015</year>
      <article-title>A study on the impact of rewards and recognition on employee motivation</article-title>
      <source>International Journal of Science and Research (IJSR)</source>
      <volume>4</volume>
      <issue>11</issue>
      <fpage>1644</fpage>
      <lpage>1648</lpage>
      <pub-id pub-id-type="doi">10.21275/v4i11.nov151549</pub-id>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref14">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Ramdani</surname><given-names>S.</given-names></name>
        <name><surname>Yusnita</surname><given-names>R. T.</given-names></name>
        <name><surname>Sutrisna</surname><given-names>A.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2022</year>
      <article-title>Effect of leadership style and work motivation on employee work discipline at PT Nata Bersaudara Sejahtera</article-title>
      <source>Journal of Indonesian Management</source>
      <volume>2</volume>
      <issue>3</issue>
      <fpage>567</fpage>
      <lpage>574</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref15">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Suparmi</surname><given-names>S.</given-names></name>
        <name><surname>Septiawan</surname><given-names>V.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2019</year>
      <article-title>Reward dan punishment sebagai pemicu kinerja karyawan pada PT Dunia Setia Sandang Asli IV Ungaran</article-title>
      <source>Serat Acitya</source>
      <volume>8</volume>
      <issue>1</issue>
      <fpage>51</fpage>
    </element-citation>
  </ref>

  <ref id="ref16">
    <element-citation publication-type="journal">
      <person-group person-group-type="author">
        <name><surname>Winarni</surname><given-names>D.</given-names></name>
        <name><surname>Fibriyani</surname><given-names>V.</given-names></name>
        <name><surname>Rizqi</surname><given-names>A. I.</given-names></name>
      </person-group>
      <year>2024</year>
      <article-title>Pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi serta dampaknya terhadap kinerja karyawan PT Sumber Alam Borneo Indonesia Makmur</article-title>
      <source>Revenue Manuscript</source>
      <volume>2</volume>
      <issue>4</issue>
      <fpage>392</fpage>
      <lpage>402</lpage>
    </element-citation>
  </ref>

    </ref-list>
</back>

</article>
